Alhamdulillah, Penulis mendapat kesempatan untuk berpartisipasi dalam summer course di Jepang tepatnya di Tohoku University School of Medicine, Sendai, Miyagi. arah tenggara dari Tokyo, kurang lebih 500KM dari Tokyo. Kesempatan mengunjungi negara maju ini penulis gunakan untuk mengamati perilaku penduduknya, karakteristik pemukimannya, hutan hutannya. Begitu tiba di narita, minggu pagi 2 agustus 2009 , terasa sekali perbedaan perilaku dan suasana orang jepang, mereka lebih rasional dengan pengendalian diri yang sangat tinggi. memang semua barang keperluan harganya 3 hingga 4 kali lipat dari tanah air tetapi saya rela membayarnya karena selalu mendapat kualitas no satu, wah saya menikmati sekali semua makanan disana. udara bersih, nyaman dan aman di sendai city. Penulis juga berkesempatan ke hirosaki di Aimori dan Yamadera di yamagata serta matsushima. ketertiban, kebersihan dan keamanan merupakan faktor yang langsung penulis rasakan di sana. Penulis di sana hampir sebulan (25 hari) sehingga pas pulang langsung puasa di tanah air. lamanya disana. ini beberapa foto dari sana.

matsushima(atas)

Tokyo (atas)

Matsushima(atas)

Sendai (atas)
Kalau melihat kinerja mereka, penulis jadi mendalami perasaan mereka ketika menjajah negara kita, bagaimana mereka suka memenggal kepala bangsa kita yang memang sangat mengemaskan untuk dipenggal karena malas, banyak omong, goblok, susah diatur, maunya enak, perilakunya lebih parah dari babi, mentalnya ngalahin babi ama anjing, mending anjing bisa dibilangin, mending babi masih bisa dijual ke jepang. senangnya jika mereka yang memang seperti itu tidak diberi kesempatan hidup di Indonesia, mungkin Indonesia dengan kekayaannya bisa melampaui bangsa jepang atau eropa sekalipun. Ayo kita bantai kemalasan, kebodohan, mental binatang bangsa Indonesia agar menjadi bangsa yang lebih beradap. Dasar turunan Ken Arok! Susah banget diatur. Modar KABEH. Arigato Gozaimasta.



